Jangan Panik! Begini Cara Mengobati Keracunan Makanan yang Tepat

Keracunan makanan adalah kondisi di mana munculnya gejala akibat makanan yang dikonsumsi mengandung kuman, bakteri, bahkan hingga virus. Gejala yang timbul biasanya adalah diare, muntah, pusing, dan lainnya dan itu memang respons alami tubuh. Akan tetapi apabila respons alami itu sudah sangat mengganggu tentu kamu membutuhkan cara mengobati keracunan makanan  dengan tepat.

Cara Mengobati Keracunan Makanan

Kebetulan sekali karena pada kesempatan kali ini kita akan membahas cara mengatasi keracunan makanan yang bisa terjadi pada siapa saja dan semua kalangan. Inilah dia yang harus kamu tahu:

  1. Penuhi Kebutuhan Cairan

Pertama kali jika kamu mengalami gejala keracunan makanan adalah memenuhi kebutuhan cairan. Diare dan muntah itu bisa mengeluarkan cairan tubuh cukup banyak. Oleh karena itu, tubuh kamu bisa mengalami dehidrasi yang sangat berbahaya.

Pastikan kamu minum air putih yang banyak agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi. Untuk mempercepat mengembalikan cairan tubuh, kamu bisa meminum minuman elektrolit. Bisa dari minuman elektrolit yang dijual di pasaran atau bisa juga menggunakan air kelapa.

  • Konsumsi Makanan yang Mudah Dicerna Tubuh

Walaupun sedang diare dan mual muntah, kamu tetap harus makan karena di sanalah ada nutrisi yang akan mempercepat penyembuhan gejala. Tapi, jangan mengonsumsi makanan sembarangan. Pilihlah makanan yang mudah dicerna oleh tubuh salah satunya yang mengandung rendah serat.

Kamu bisa memanfaatkan makanan berupa bubur nasi, pisang, roti, dan lain sebagainya. Sebaiknya jangan menggunakan bumbu yang terlalu https://slotjokerliga365.com banyak, atau lebih baik yang hambar atau tak ada rasa. Dengan cara ini maka kamu tetap akan mendapatkan nutrisi dan segera pulih.

  • Minum Jahe dan Madu Hangat

Untuk mempercepat pemulihan, kamu juga bisa meminum jahe hangat yang dicampur dengan madu. Kamu bisa memarut jahe, menggepraknya, atau bisa juga menggunakan jahe bubuk asli yang dijual di pasaran.

Seduh dengan air hangat dan tambahkan madu. Mengapa harus jahe dan madu? Sebab, keduanya memiliki kandungan antibakteri yang cukup tinggi sehingga diharapkan bisa membunuh bakteri di dalam pencernaan penyebab diare dan muntah tersebut.

  • Istirahat

Setelah semua upaya di atas telah dilakukan maka hal selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah beristirahat. Jangan menyepelekan istirahat karena efeknya sangat besar. Kamu bisa tidur atau sekadar duduk santai.

Dengan istirahat, energi kamu yang hilang karena bolak-balik ke toilet bisa lebih cepat kembali. Istirahat juga akan merelaksasikan otot sehingga lebih nyaman. Pun dengan rasa ingin BAB dan muntah menjadi lebih berkurang karena otot dalam keadaan relaks.

  • Bawa ke Dokter untuk Mendapatkan Pengobatan

Namun, jika semua poin di atas sudah kamu lakukan tetapi tak kunjung ada perubahan maka harus segera ke dokter. Khususnya jika kamu susah sangat dehidrasi dengan ciri-ciri mata cekung dan saat kulit dicubit atau ditekat tidak bisa kembali dengan cepat.

Nantinya dokter akan memberikan cairan infus agar dehidrasi segera berakhir. Selain itu akan diberikan juga obat-obatan seperti Parasetamol untuk mengatasi demam dan sakit kepala, antibiotik untuk mengatasi keracunan akibat bakteri, dan juga loperamide serta bismuth subsalicylate untuk muntah dan diare. Nah, itu dia cara mengobati keracunan makanan yang mungkin saja kamu alami saat ini. Lakukan usaha secara maksimal di rumah, namun jika semakin parah maka kamu harus segera membawa ke dokter. Semoga informasi di atas bisa memberikan kamu pengetahuan untuk penanganan keracunan makanan.