Cermati Kualitas Air Minum Layak Konsumsi

Sebagai salah satu syarat hidup sehat adalah konsumsi air yang cukup untuk tubuh. Namun ada baberapa kriteria untuk memenuhi kualitas air minum. Kriteria ini sangat penting untuk anda cermati. Mari baca artikel di bawah ini.

Untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh, seseorang harus mengonsumsi air minimal  gelas perhari. Selain menghilangkan dehidrasi, air minum juga bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan, menjaga kesehatan sendi dan tulang juga haringan tubuh.

Namun sebenarnya, ada beberpa kriteria yang harus dipenuhi untuk menjadikan air layak dikonsumsi atau tidak. Untuk menjamin kesehatan dan kemananan, air minum harus bersih, dan sehat.

Kriteria Kualitas Air Minum

Kriteria dalam memilih air minum yang bersih dan sehat ada berbagai macam. Akan tetapi menurut Kementrian Kesehatan RI, dan organisasi WHO, air minum yang sehat dan layak dikonsumsi adalah sebagai berikut :

  • Tidak berbau, berwarna maupun memiliki rasa. Kriteria atau syarat ini adalah yang paling mudah untuk dilihat hanya dengan mata telanjang.
  • Kriteria kedua, tidak mengandung mpo88 bahan kimia yang berbahaya. Air minum yang sehat tidak boleh mengandung bahan kimia. Apalagi yang dapat membahayakan bagi kesehatan.Seperti, timbal dan merkuri ataupun arsenik. Air minum yang mengandung zat tersebut memiliki resiko meningkatkan timbulnya kanker jika terus – terusan dikonsumsi. Selain itu kita juga bisa mengalami kerusakan ginjal bahkan perkembangan fisik.

Untuk mengetahui sekilas, jika air minum memiliki bau atau dari rasanya. Air yang mengandung logam berat biasanya memiliki bau aneh yang sedikit menyengat.

  • Ketiga, tidak ada kandungan mikroorganisme yang berbahaya. Menurut WHO dan Kemenkes RI, air minum yang layak dikonsumsi tidak boleh mengandung mikroorganisme berbahaya. Contohnya bakteri E.Coli ataupun Salmonela.

Memang hal ini sulit jika dilihat hanya dengan mata, namun anda dapat menghindari mengkonsumsi air ini dengan cara menjauhkan sumber air dari tempat kotor, toilet, tempat pembuangan sampah dan paparan sinar matahari.

Apabila kita ingin mengonsumsi air kemasan, pastikan produk mempunyai izin edar BPOM. Dan periksa kemasan harus tersegel, masih dalam kondisi baik.

  • Keempat, air minum tidak boleh bersuhu tinggi. Ketika air memiliki suhu yang diatas rata- rata, kemungkinan tercemar mikroorganisme juga tinggi. Suhu juga adalah salah satu kriteria yang dapat kita rasakan dengan mudah.

Contoh mikroorganisme yang dapat mencemari air minum adalah jenis bakteri coliform. Bakteri ini bisa berkembang biak ketika air minum memiliki suhu diatas 36 derajat celsius.

Dan juga bakteri jenis E.Coli, jumlahnya dapat meningkat dengan cepat ketika suhu air berada pada 44 derajat celsius.

  • Kriteria Kelima, air minum yang sehat dan berkualitas adalah yang memiliki pH 6.5 hingga 8.5. pH adalah indikator tingkat keasaman ada suatu zat /  bahan. pH juga salah satu parameter untuk menentukan air minum yang berkualitas.

Air minum dengan pH yang berada dibawah 6.5 biasanya lebih gampang tercemar oleh polutan yang cukup berbahaya bagi kesehatan. Dan air yang memiliki pH rendah juga dapat membuat saluran air berkarat dan korosi.

Dan air yang memiliki pH 8 atau lebih (Air Alkali bersifat basa) tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Namun jika terlalu berlebihan anda bisa mengalami mual, dan muntah hingga diare.

Nah, itula beberapa kriteria kualitas air minum yang sehat dan layak konsumsi. Selain mengonsumsi air anda juga harus mempunyai pola hidup yang sehat dan juga mengonsumsi makanan sehat.

Dan mulai sekarang pastikan keriteria kualita sair di rumah anda terpenuhi agar kesehatan selalu terjaga. Salam sehat dan Terimakasih.