Apa Kabar Covid Omicron di Indonesia?

Di Tahun 2021 ini masih saja beredar varian terbaru dari pandemi COVID-19 kemarin. Bahkan beru – baru ini varian Covid-19 terbaru ini sudah mulai meringsek masuk ke bumi Indonesia. Apa kabar Covid Omicron di Indonesia ini, apakah membaik atau bahkan memburuk? berikut penjelasan penulis dari berbagai sumber.

Seperti kita ketahui bersama, setelah bercokol selama hampir 2 tahun di wilayah bumi pertiwi, tampaknya Covid-19 belum mau sirna dari Indonesia. Entah karena penanganan yang lambat atau karena faktor yang lainnya. Kini varian terbaru dari Covid-19 yaitu varian Omicron mulai mpo88 mendarat dan meringsek masuk ke bumi pertiwi. Angka penularannya yang lebih cepat dan lebih berbahaya dari varian sebelumnya, membuat Omicron menjadi momok menakutkan untuk kita sebagai orang awam.

Apa kabar Covid Omicron di Indonesia?

Apakah ada kabar Covid Omicron yang terbaru di Indonesia? pertanyaan ini banyak didapatkan pada kebanyakan orang Indonesia, Mereka penasaraan tentang bagaimana perkembangan kasus ini saat ini. Berikut kami tuturkan perkembangan kasus ini dari berbagai sumber.

  • Penambahan 3 Kasus Baru menjadi 8 kasus terkonfirmasi varian Omicron

Kementrian Kesehatan baru – baru ini pada hari Kamis, tanggal 23 Desember 2021  melansir berita mengejutkan untuk masyarakat Indonesia. Kasus Covid-19 Varian Omicron di Indonesia kembali bertambah. Kemenkes atas nama Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular menyatakan bahwa terdapat tambahan 3 kasus baru yang ditangani oleh petugas. Tiga kasus baru ini diperoleh dari tiga warga negara asing jyang bekerja di Indonesia.

“Tiga kasus Covid-19 varian Omicron terbaru di Indonesia itu diperoleh dari satu pekerja migran Indonesia (PMI) yang berasal dari Negara Malaysia dan dua orang lagi adalah PMI dari negara Kongo. Sehingga total telah masuk 8 kasus baru yang ditangani oleh petugas” demikian keterangan dari Siti Nadia Tarmidzi saat dikonfirmasi awak media pada Kamis, 23 Desember 2021.

  • Mengalami Gejala yang ringan

Nadia menjelaskan, bahwa ketiga tambahan orang yang dikonfirmasi tersebut, hanya mengalami gejala yang ringan saja. Mereka telah diwajibkan untuk mendapatkan perawatan di ruang isolasi di Wisma Atlet. Mereka bertiga diketahui memiliki atau membawa varian Omicron ketika ketiganya diperiksa melalui WGS (Whole Genome Sequencing). Hasil dari pemeriksaan itu baru keluar pada hari Kamis kemarin. Seperti dituturkan Nadia berikut “Keadaan umum ketiga PMI ini mengalami gejala yang ringan saja dan sedang menjalani isolasi di Wisma Atlet” jelasnya melanjutkan.

  • Kasus kedua karena perjalanan ke London

Pada hari Selasa, tanggal 21-12-2021 kemarin, Nadia baru saja mengumumkan total kasus positif covid-19 varian omicron yang telah terkonfirmasi adalah 5 kasus. Jumlah ini didapatkan dari penambahan sebanyak 2 kasus akibat penularan varian omicron pada Selasa kemarin. Nadia menuturkan bahwa 2 kasus ini, adalah pelaku perjalanan ke luar negeri dari London.  Kedua kasus ini ditemukan, setelah diperiksanya 11 orang yang kemungkinan terinfeksi berdasarkan pemeriksaan SGTF (S-Gene Target Failure) pada Minggu, 19-12-2021, pada dan langsung menjalani isolasi di Wisma Atlet.

  • Kasus pertama pekerja pembersih Wisma Atlet

Sedangkan kasus Covid -19 varian Omicron yang pertama kali ditemukan pada hari Kamis tanggal 16 Desember 2021. Kasus pertama kali ini ditemukan pada seorang pekerja pembersih toilet di RSDC Wisma Atlet daerah Kemayoran. Pasien saat ini sedang menjalani karantina di Wisma Atlet tersebut. Mengingat sangat berbahayanya virus covid-19 varian Omicron di Indonesia ini, hendaknya kita patut lebih menjaga kebersihan diri kita lagi. Tetap patuhi protokol kesehatan dan mengikuti aturan pemerintah yang telah dibuat untuk kepentingan kesehatan kita bersama.