Gemparkan Jepang Penemuan Virus Yezo Mungkin Sudah Keluar Hokkaido

Kekhawatiran terhadap virus Covid 19 di Jepang dan di seluruh dunia memang sudah mulai menurun. Akan tetapi ada berapa halyang tetap membayangi manusia di era pasca Covid 19 ini, yaitu virus baru lain yang juga mematikan seperti halnya penemuan Virus Yezo.

Teror pasca bencana pandemi ini memang belum berakhir, artinya masih banyak orang yang merasa khawatir dengan penemuan-penemuan virus baru. Takurnya akan terjadi hal live casino yang sama seperti virus Covid 19 ini, di mana semua aspek lumpuh dan ada banyak orang yang terkasih terdekat yang harus meninggalkan kita karena terjangkit virus mematikan ini.

Penemuan Virus Yezo

Virus Yezo adalah virus baru, bahkan penderita pertama baru muncul pada tahun 2019 silam. Virus ini muncul di Jepang dan dalam waktu singkat sudah ditemukan 2 orang yang terinfeksi.

Pada awalnya virus ini bukanlah virus yang belum diketahui. Hal ini membuat para tenaga medis di Jepang sangat kebingungan dengan kemunculan pasien dengan gejala unik ini. Virus ini memiliki gejala berupa demam dan juga rasa nyeri.

Pasien pertama yang disinyalir memiliki virus Yezo ini datang dengan keluhan demam dan nyeri di kakinya. Pasien pertama ini mengeluhkan gejala tersebut setelah ia melakukan perjalanan ke Hutan Hokkaido.

Laki-laki berusia 41 tahun ini datang ke rumah sakit pada tahun 2019 mengaku bahwa ia telah digigit oleh kutu. Akan tetapi pada tahun tersebut semua tes terhadap virus telah dilakukan dan pasien terbukti negatif dengan semua tes yang telah dilakukan.

Akan tetapi pada tahun berikutnya, gejala serupa muncul pada pasien lain. Pasien ini juga mengaku bahwa ia telah digigit hewan sebelum gejala ini muncul. Setelah diuji oleh salah satu virolog di Universitas Hokkaido, ternyata ditemukan bahwa kedua sampel darah dari dua pasien ini memuat virus yang sama.

Virus Yezo ini menginfeksi melalui gigitan hewan atau serangga kutu. Setelah itu, mereka yang tergigit hewan yang terinfeksi biasanya akan mengalami demam karena tubuh kemasukan virus. Selain terjadi demam, penderita Virus Yezo ini juga akan mengalami pengurangan trombosit darah dan juga sel darah putih.

Seberapa berbahaya Virus Yezo ini?

Hingga saat ini Virus Yezo memang belum menyebabkan korban jiwa. Hanya saja, Virus Yezo ini mendapatkan perhatian yang cukup besar karena ia bisa menular dari kutu atau hewan lainnya ke manusia. Artinya virus ini akan menyebar dengan cukup cepat.

Dan meskipun belum menyebabkan kematian, para virolog berharap dilakukan pengujian dan penelitian lebih lanjut mengenai Virus Yezo ini. Karena, para virolog ini beranggapan Virus Yezo ini mungkin sudah ditemukan juga di luar Hokkaido.

Hal ini dinilai sebagai salah satu bentuk preventif untuk menghindari terjadinya wabah yang meluas. Sebagai salah satu negara yang maju dan modern, sinyal-sinyal seperti ini memang tidak boleh dikesampingkan untuk mencegah hal yang lebih besar.

Apakah kita wajib waspada dengan virus ini?

Dengan pengalaman penyebaran Covid 19 yang sangat cepat di masa lalu, memang akan lebih menguntungkan jika kita mulai berjaga-jaga dari sekarang. Penerapan protokol kesehatan harus tetap di ikuti. Jangan lengah dan terus menjaga kesehatan. Mulai sekarang jaga juga kesehatan lingkungan. Hindari penumpukan sampah dan air menggenang. Karena kita benar-benar tidak tahu apakah virus ini akan mengalami mutasi sehingga penularan bisa terjadi lebih mudah atau bahkan keluarnya virus-virus baru selain penemuan Virus Yezo ini.

Pesan WHO kepada Kegiatan Masyarakat Kembali Sama Seperti Sebelum Pandemi

WHO atau Badan Kesehatan Dunia meninjau pergerakan kegiatan masyarakat di Bali dan Jawa. Pada minggu ini, WHO meninjau bahwa terjadi peningkatan kegiatan masyarakat ke sektor pusat pembelanjaan dan wisata yang sudah situasi yang sama seperti sebelum pandemi pada tanggal 3-6 Januari 2020.

Peningkatan kegiatan yang paling terlihat di sektor perbelanjaan dan rekreasi di empat provinsi di Pulau Jawa.

“Peningkatan mobilitas paling mencolok terlihat sektor perbelanjaan dan rekreasi, khususnya di Banten,  Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, di mana level mobilitas prapandemi telah mencapai puncaknya pada 27 Agustus 2021,” tulis WHO.

Bila ditinjau berdasarkan data Google Mobility Reports per 18 September 2021 terjadi kenaikan kegiatan masyarakat Jawa Barat dari rumah ke toko perlengkapan sehari-hari, pasar, dan farmasi sebesar 26 persen. Hal yang sama juga terjadi di Jawa Tengah sebesar 24 persen, Jawa Timur 24 persen dan Banten 17 persen.

Mengenai peningkatan mobilitas masyarakat di beberapa titik WHO mengingatkan supaya pemerintah membuat rumusan rencana konkret dalam bersiaga dan mengurangi kemungkinan terjadinya penularan infeksi COVID-19.

“Serta menyediakan mitigasi kesehatan bila ada kenaikan kapasitas pasien di tingkat nasional dan daerah,” kata WHO.

Kata Pakar soal Mobilitas yang Meningkat

Mengenai peningkatan mobilitas, epidemiolog Masdalina Pane mengatakan hal tersebut terjadi sekitar satu bulan belakangan.

“Sebenarnya pergerakan masyarakat itu bukan satu dua hari ini saja. Jadi, kalau kita pantau mobilisasi masyarakat itu telah berjalan satu bulan. Sudah berjalan normal judi slot online seperti tanpa ada pandemi,” kata wanita yang juga Kepala Bidang Pengembangan PAEI atau Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia kepada Health Liputan6.com melalui sambungan telepon.

Masdalina, melanjutkan jika  pandemi COVID-19 tetap dikontrol sebenarnya tidak akan merusak kenyamanan dalam aktivitas pendidikan, kehidupan sosial dan perekonomian jika dilakukan secara tepat dan sistematis.

“Sebenarnya pengendalian wabah itu kalau dia targeted dan sistematis, sebenarnya dia tidak akan mempengaruhi perekonomian, pendidikan, dan kehidupan sosial kita,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa targeted dan sistematis artinya intervensi yang dilakukan hanya pada kasus yang tepat, bukan semua orang diintervensi.

“Misalnya ada kasus konfirmasi, satu ketemu dicari kontak dekatnya kemudian yang positif diisolasi yang kontak dekat dikarantina kemudian dipantau selama 14 hari,” ungkapnya.

Jika sudah 14 hari, orang tersebut dapat kembali ke lingkaran kehidupan normal. Sedang, orang lain yang bukan kasus kontak erat, bukan konfirmasi maka tetap bisa melaksanakan kegiatan seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Meskipun PPKM tetap dilaksanakan, pemerintah telah mencabut beberapa pembatasan pergerakan sejak 26 Juli. Selanjutnya mobilitas masyarakat meningkat,” tulis WHO dalam catatan laporannya, yang dikutip pada Jumat (20/8/2021). Peningkatan mobilitas, kata WHO, terjadi di stasiun transit, tempat ritel, dan tempat rekreasi di provinsi di Jawa dan Bali. Terutama di Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Lantas, menurut WHO, situasi kenaikan kegiatan tersebut sama seperti sebelum pandemi Covid-19. “Yang utama di stasiun transit dan area ritel dan rekreasi di semua provinsi di Jawa dan Bali. Peningkatan signifikan mobilitas masyarakat di ritel dan rekreasi diamati, khususnya di Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, di mana tingkat mobilitas pra-pandemi telah tercapai,” kata WHO. Untuk itu, WHO menyarankan pemerintah supaya cepat bertindak untuk mencegah terjadinya kenaikan kasus Covid-19.

Sumber https://www.liputan6.com

Menkes Budi Yakin 150-175 Juta Orang Bakal Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan RI yakin sekitar 150 sampai 175 juta orang Indonesia pasti sudah dapat jatah vaksinasi COVID-19 pada Desember 2021. Perhitungan tersebut ditinjau dari kecepatan penyuntikan dan kedatangan vaksin yang sudah banyak.

“Kita telah capai lebih berasal dari 100 juta dosis suntikan. Kalau saya lihat, 50 juta dosis berikutnya, jadi total jadi 150 juta dosis itu lebih kurang (tercapai) di minggu pertama September, ya dalam pas 5 minggu,” kata Budi Gunadi pas acara Wealth Class – How To Live With COVID-19 In The Long Run baru-baru ini.

“Melihat seperti ini, ada akselerasi vaksinasi. Diperkirakan akhir Desember 2021, selayaknya telah hingga mendekati 300 juta dosis suntikan berasal dari obyek 400-an juta dosis.”

Perhitungan ketercapaian 300 juta dosis suntikan tersebut, menurut Budi Gunadi Sadikin setara bersama dengan 150-175 juta orang yang divaksinasi. Capaian vaksinasi nasional pun diprediksi lebih berasal dari 70 persen.

“Harusnya hitung-hitungan kita ya di atas 150 juta, antara 150-175 juta orang yang divaksinasi atau telah lebih berasal dari 70 prosen populasi Indonesia,”

“Kalau capaian vaksinasi 70 prosen berasal dari populasi kan 70 prosen dikali 208 juta obyek vaksinasi. Itu lebih kurang 160 juta orang. Feeling (perkiraan) saya di akhir Desember mungkin, Insha Allah antara 150-175 orang telah divaksin.”

Perihal obyek 2 juta suntikan per hari sebagaimana arahan yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Budi Gunadi Sadikin terhitung pertimbangkan optimis tercapai.

“Kita telah nyundul-nyundul angka 1,7 suntikan (per hari). Ini pengalaman kita soal sistem komunikasi kita kan belum ideal gitu ya. Terkadang nyuntik hari ini, dimasukin ke sistemnya tercatat 5 hari ke depan,” terangnya.

“Angka vaksinasi terhitung tetap bergerak. Sekarang telah agak stabil pergerakannya. Feeling saya yang 1,7 suntikan beberapa hari lalu, selayaknya telah dekat ke 2 juta.”

Lebih lanjut, Menkes Budi mengatakan, pergerakan vaksinasi selamanya dipantau. Kalau dilihat, misalnya, hari Kamis, Jumat normal, Sabtu turun, Minggu rendah 300.000. Kemudian hari Senin menjadi naik.

“Lalu Selasa, Rabu paling tinggi. Kita memandang lajunya berasal dari Senin ke Senin atau yang Selasa ya berasal dari Selasa ke Selasa. Ya, jikalau kita telah agen judi slot online hingga di atas 2 juta suntikan per hari, selayaknya is pretty aman (cukup aman),” pungkasnya.

Lalu, suntikan 50 juta dosis vaksin diperkirakan akan selesai pada awal minggu bulan September 2021. “Total vaksin yang telah disuntikan 123 juta dosis, jikalau memandang pace-nya seperti ini dan ada akselerasi diperkirakan di akhir Desember selayaknya telah mendekati 300 juta dosis berasal dari obyek 400 jutaan, selayaknya hitungan kita di atas 150 juta orang,” kata Budi, dalam diskusi Wealth Wisdom yang disiarkan Katadata, Sabtu (18/9/2021).

“150-175 juta orang atau telah lebih berasal dari 70 prosen berasal dari obyek populasi kita. Karena 70 prosen berasal dari obyek populasi, 70 prosen kali 200 juta, yakni lebih kurang 140 juta. Feeling saya di akhir Desember sanggup kena antara 150-170 juta orang yang divaksin,” sambungnya. Budi menyinggung prediksi keliru satu majalah yang menjelaskan vaksinasi di Indonesia dapat selesai dalam kurun pas 10 tahun, lantaran cakupan vaksinasi hanya capai 100.000 per hari. Ia menjelaskan, keliru satu masalah dalam pelaksanaan vaksinasi adalah ketersediaan stok vaksin. “Kenapa kita sanggup hanya 100.000 per hari? Karena kita hanya kebagian 3 juta dosis. 3 juta bagi 30 hari kan 100.000,” ujarnya.

Sumber https://www.liputan6.com

Manfaat Teknologi Informasi pada Kehidupan Bersama Covid-19

Masa pandemi Covid-19 tidak tahu kapan akan berakhir. Maka dari itu, sangat penting untuk menjaga penduduk melakukan kegiatan saat sedang pandemi harus menggunakan teknologi informasi.

“Menuju hidup bersamaan dengan Covid-19, pemerintah sedang berusaha menyediakan peta jalur dan roda penggerak untuk pendukungnya. Sedangkan terhadap masyarakat, kita menekan disiplin untuk menggunakan masker, segera melakukan vaksinasi dan termasuk menggunakan teknologi informasi,” ungkap Johnny G. Plate selaku Menteri Komunikasi dan Informatika.

Serasi dengan Plate, Kamaluddin Latief selaku peneliti Senior Epidemiolog menyebutkan penggunaan teknologi informasi dalam aplikasi surveilans untuk menahan penyakit menular sangat diperlukan. Pemanfaatan teknologi terbukti efektif dalam membantu kehidupan sehari-hari di negara-negara maju, layaknya Korea, Jepang, Singapura, dan Taiwan.

“Aplikasi teknologi ini berguna untuk membantu orang yang terkena COVID-19, maupun merawat penduduk luas dari mungkin keterpaparan.

Di Tanah Air, pemerintah telah sedia kan aplikasi PeduliLindungi yang mampu digunakan sebagai salah satu alat bagi penduduk dalam berkegiatan berdampingan dengan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

Melalui aplikasi tersebut, pemerintah mampu dengan cepat melakukan tracing agar jika ada kasus baru COVID-19 mampu segera ditangani. Selain itu penggunaan kegunaan skriningnya mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi penduduk untuk beraktivitas di ruang publik, meski virus COVID-19 masih tetap mengancam.

“Lalu yang terutama adalah mengfollow up pertemuan lewat aplikasi. Sejenis monitoring atau tinjauan bagi pemerintah dan penduduk tentang keadaan slot online terpercaya yang terjadi pas ini maupun prediksi era depan, bukan hanya menahan ledakan kasus sama tapi termasuk ancaman penyakit lain di era depan. Aplikasi teknologi layaknya PeduliLindungi ini harus tetap digunakan dan ditingkatkan demi perlindungan masyarakat,” tutur Kamaluddin.

Butuh Dukungan Banyak Pihak

Dalam penggunaan aplikasi PeduliLindungi harus perlindungan dari banyak pihak, terutama yangberkaitan segera dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Di antaranya para pengelola sarana lazim layaknya pusat perbelanjaan, sarana olahraga, transportasi, atau yang berbentuk keagamaan.

Penggunaan teknologi informasi tidak hanya sekedar untuk menjaga kesehatan. Dorongan dari bidang industri digital dinilai sungguh penting di era pandemi, dikarenakan efektif dalam menggulirkan aktivitas sosial ekonomi tanpa mengundang mobilitas berskala besar. Salah satunya adalah industri e-commerce (perdagangan elektronik).Hal berikut termasuk dikemukakan oleh Chief Customer Officer Lazada Indonesia, Ferry Kuswono.

“Di Indonesia, e-commerce telah jadi pilihan utama untuk penduduk mencukupi keperluan sehari-hari secara aman dan nyaman. Sektor ini telah jadi poros kiat usaha yang lazim bagi para penjaja dan merek saat usaha offline karena pengaruh oleh protokol kesehatan untuk keselamatan dari COVID-19,” ungkapnya.

Teknologi informasi sebenarnya mampu memberikan peranan besar dalam untuk melindungi kesegaran sekaligus membantu penduduk hidup bersamaan dengan Covid-19. Partisipasi penduduk untuk manfaatkan teknologi berikut dengan baik dan sesuai fungsinya, amat diperlukan.

“Jadi semua kembali kepada masyarakat,” kata Plate.

“Selain itu, penerapan protokol kesegaran masih jadi kunci dari keseimbangan pada segi kesegaran dan segi aktivitas ekonomi. Kewaspadaan selalu jadi perhatian sepanjang kita hidup berdampingan dengan COVID-19, apalagi saat pembukaan aktivitas dilakukan secara bertahap.”

PeduliLindungi juga mempunyai kegunaan untuk screening supaya masyarakat bisa merasa nyaman di saat melakukan kegiatan di tempat umum, walaupun Covid-19 masih ada.

Kamaluddin Latief dalam pernyataan yang sama menjelaskan penggunaan teknologi yang ada di aplikasi surveilands untuk memutuskan rantai penularan sangat dibutuhkan. Penggunaan teknologi terbukti sangat efektif dalam aktivitas kehidupan setiap harinya di negara berkembang seperti Jepang, Singapura, Korea Selatan dan Taiwan.

Dampak Buruk Pandemi Covid-19 Pada Limbah Medis

Lebih dari 2 tahun sudah pandemi covid-19 menyerang kesehatan semua warga di Indonesia. Dan selama itu pula, pandemi covid-19 memiliki dampak buruk bagi limbah medis. Sebagaimana diketahui, semua limbah kesehatan dari hasil pandemi tersebut tergolong limbah beracun dan tentu saja sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

Edward Nixon Pakpahan, sebagai Direktorat PKPL B3 dan Non B3 dari KLKH (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), mengungkapkan. Bahwa sebelum adanya pandemi, rata-rata dari limbah kesehatan yang sudah dihasilkan mencapai kurang lebih 400 ton per harinya. Namun semenjak adanya pandemi, limbah kesehatan mengalami kenaikan pesat nilainya. Dari kesemulanya sekitar 400 ton setiap harinya, kini sekarang sudah naik sampai 30 persen. Lebih jelasnya sekitar 520 ton setiap harinya.

Sedianya Edward juga menambahkan bahwa, setiap alat atau benda kesehatan yang berhubungan langsung dengan pasien penderita covid-19. Harus benar-benar diwaspadai, sebagai alat atau benda kesehatan infeksius. Yang mana alat atau benda kesehatan tersebut sudah terkontaminasi sejumlah organisme pathogen. Seperti diketahui, organism yang satu ini bisa dengan mudahnya menularkan penyakit kepada manusia yang rentan kesehatannya.

Limbah Medis Berbahaya dan Disinformasi Covid-19 Harus Diberantas

Oleh karena itu, limbah medis bekas dari penanganan covid-19 harus benar-benar dilebur atau dimusnahkan, sebagai wujud suatu cara dalam meminimalisir adanya penularan virus. Mengenai himbauan tersebut telah https://slotjokerliga365.com tersampaikan pada saat Pelatihan Penguatan Gerakan Pramuka yang diadakan oleh Kominfo. Selain itu ada Komite penanganan kasus covid-19 dan Pemulihan EKonomi Nasional (KPCPEN) dan Pusat Informasi Nasional Gerakan Pramuka melalui virtual tadi siang, Sabtu (28/8).

Sejauh ini memang dari pihak Kementerian LHK sendiri telah melakukan penanganan serius mengenai limbah kesehatan penderita covid-19. Ada pun cara yang dilakukan dalam penanganan tersebut dengan dibangungnya insenerator di sejumlah wilayah pada saat awal tahun 2021. Sebagaimana diketahui, Insenerator tersebut dapat memusnahkan setidaknya 150 ton limbah kesehatan setiap harinya.

Edward sedianya juga menambahkan jika hal tersebut memang harus dilakasanakan karena covid-19 adalah termasuk virus yang berbahaya. Maka limbah kesehatan dari penanganan covid-19 harus ditangani dengan baik. Mengenai limbah kesehatan karena dampak pandemi covid-19, masker merupakan salah satu limbah terbanyak. Karena secara protokol kesehatan sendiri, masker digunakan sebagai alat kesehatan untuk meminimalisir penularan covid-19.

Terkait masker tersebut, Edward kemudian menyarankan bahwa setiap sehabis memakai masker, jangan dibuang dulu. Pastikan masker bekas tersebut disemprot menggunakann cairan disinfeksi dan dipotong-potong, lalu baru bisa dibuang. Setelah itu harus dikemas dengan bungkus yang aman, selanjutnya di bawah ke Insenerator yang kemudian dimusnahkan. Hal ini sedianya wajib dilakukan untuk mencegah adanya limbah kesehatan yang berbahaya bagi kesehatan seseorang.

Adanya himbauan semua limbah kesehatan wajib untuk dimusnahkan, maka Edward mengajak para anggota pramuka untuk turut serta. Pastiny ikut membantu dalam mensosialisasikan bagaimana caranya penanganan masker bekas yang aman. Selain mengenai penanganan limbah kesehatan, masih ada permasalahan yang memang harus segera ditangani. Permasalahan tersebut mengenai disinformasi.

Kemudian berdasarkan pantauan dari Dony Budi Utoyo, selaku staff ahli Menteri Kominfo. Pada dasarnya di Indonesia sendiri muncul berbagai berita hoaks di sepanjang pandemi covid-19. Berita hoaks tersebut mengenai kasus covid-19 yang mana bisa membenturkan pemerintah dengan masyarakat.

Dengan adanya permasalahan disinformasi tersebut, tidak ketinggalan Dony Budi Utoyo juga meminta bantuan kepada para anggota Pramuka. Untuk membantu memberantas kabar hoak yang merupakann disinformasi secara berkala dan rutin setiap harinya. Melalui laman resmi covid19.go.id, pastinya masyarakat luas bisa tahu dan paham mengenai informasi terpercaya terkait covid-19. Jadi selain memusnahkan limbah medis yang berbahaya, setiap individu tidak boleh percaya berita hoaks terkait covid-19.

Cara Paling Efektif Supaya Terbebas Dari Virus Corona

Virus corona memang sudah menyerang ribuan orang di berbagai negara. Bahkan ratusan korban jiwa meninggal karena virus tersebut. Tentunya banyak cara bisa dilakukan supaya kamu terbebas dari virus corona. Jangan biarkan virus menjangkit tubuh kamu. Usahakan selalu menerapkan pola hidup sehat serta mematuhi protokol kesehatan yang sudah tersedia. Dengan begitu resiko terpapar oleh virus pun bisa berkurang. Cara mencegah virus corona memang beragam sekali.

Dimana kita bakalan membahasnya disini. Virus corona memang diperkirakan berasal dari hewan. Seperti halnya unta maupun kelelawar. Penularan antar manusia pun kemungkinan besar terjadi dari percikan dahak ketika bersin maupun batuk. Ketika kamu terinfeksi oleh virus corona. Maka berbagai macam gejala pasti pasti dirasakan. Sebetulnya mirip sekali dengan gejala flu.

Cara efektif terbebas dari virus corona

Sampai dengan saat ini ternyata masih belum ada pengobatan yang mampu memberikan kesembuhan ketika sudah terinfeksi virus corona. Inilah mengapa kamu harus mengetahui berbagai macam cara mencegah virus corona yang terbilang paling efektif. Mungkin banyak yang belum mengetahui beragam cara ini. Dari pada merasa penasaran sebaiknya kamu menyimak beberapa cara di bawah ini:

  • Selalu mencuci tangan

Hal utama yang perlu dilakukan supaya terhindar dari virus corona tentu saja dengan mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Setidaknya selama 20 detik supaya kuman bisa hilang. Usahakan semua bagian tangan sudah tercuci sampai bersih. Mencuci tangan secara https://slotjokerliga365.com teratur harus dilakukan sebelum maupun sesudah makan. Tidak ada salahnya juga kamu pergunakan handsanitizer untuk membunuh kuman.

  • Pergunakan masker

Banyak orang mempergunakan masker kain agar mampu mencegah penyebaran virus corona. Padahal sebetulnya masker tersebut belum tentu terbilang efektif. Konon sudah hadir beberapa tipe masker yang terbaik yakni masker N95 maupun masker bedah. Meskipun sepenuhnya tidak begitu efektif dalam mencegah paparan kuman. Setidaknya penggunaan yang benar bisa membantu kamu turunkan resiko terpapar virus corona.

  • Jaga daya tahan tubuh

Dengan menjaga daya tahan tubuh pastinya kemunculan beragam penyakit bisa terhindarkan. Kamu bisa melakukannya dengan mengkonsumsi makanan sehat. Seperti halnya buah-buahan,sayuran dan lainnya. Apabila kamu merasa bosan dengan hasil masakan sendiri tentunya kamu bisa membeli makanan siap saji. Jika perlu kamu konsumsi suplemen menurut anjuran dari dokter.

  • Terapkan physical distancing

Pembatasan fisik sangatlah penting untuk dilakukan supaya mampu memutus mata rantai penyebaran virus. Hal ini perlu kamu lakukan dengan tidak bepergian keluar rumah. Terkecuali jika memang ada keperluan yang mendadak. Pembatasan fisik dilakukan dengan menjaga jarak minimalnya satu meter dengan orang lain. Jadi usahakan selalu menghindari kerumunan banyak orang. Jangan sampai kamu berada di antara kerumunan banyak orang yang bisa memicu penyebaran virus corona.

  • Melakukan disenfeksi rutin serta membersihkan rumah

Menjaga kebersihan rumah sangatlah penting dilakukan selama masa pandemi covid 19. Hal ini dikarenakan virus corona mampu bertahan hidup selama berjam-jam pada permukaan suatu benda. Selain itu rumah juga perlu dilakukan disinfeksi supaya terbebas dari paparan virus. Ketika kamu melakukan disinfeksi, usahakan pergunakan sarung tangan sekaligus masker. Selain itu jangan sampai lupa juga mencuci tangan menggunakan air bersih maupun sabun.

Dengan menerapkan beragam cara mencegah virus corona yang sudah tersedia di atas. Semoga saja kamu mampu terbebas dari paparan virus tersebut. Apalagi virus tersebut memang membahayakan bahkan begitu cepat sekali penularannya. Selalu mematuhi protokol kesehatan perlu dilakukan demi menjaga kondisi kesehatan tubuh. Jika perlu lakukan vaksinasi apabila sudah dihadirkan kegiatan tersebut di daerah kamu. Mencegah tentu lebih baik sebelum akhirnya virus corona menyerang tubuh kamu.

Hal yang Melatarbelakangi Kasus Infeksi Ulang Covid 19

Penyakit yang disebabkan karena virus umumnya terjadi hanya sekali. Hal ini disebabkan karena tubuh telah membantuk antibodi bagi penyakit ini sehingga ketika virus ini datang lagi ke tubuh, tubuh sudah paham dan antibodi dari virus ini akan melawan penyakit terbuat.

Akan tetapi beda dengan virus Covid 19. Virus Covid 19 ini merupakan virus yang masuk dalam jenis virus influenza. Hal inilah yang membuat virus ini bisa menyerang seseorang yang sudah pernah mengalami infeksi atau disebut dengan infeksi ulang Covid 19.

Kasus infeksi ulang Covid 19 delta

Kasus infeksi ulang atau seseorang yang mengalami infeksi setelah pernah mengalami infeksi sebelumnya belakangan ini sering terjadi. Hal ini juga disebutkan oleh salah saat ahli penyakit menular yaitu Frank Esper.

Menurut Frank, penyakit menular ini menyatakan bahwa kemungkinan infeksi ulang Covid 19 ini pada pasien yang pernah mengalami infeksi sangat https://slotjokerliga365.com memungkinkan. Bahkan akhir-akhir ini ada banyak kasus infeksi ulang yang terjadi.

Sesungguhnya bisa dibilang bahwa kasus infeksi ulang ini memang sangat jarang terjadi. Akan tetapi masih memungkinkan dan harus diantisipasi. Hal ini disebabkan karena kasus infeksi ulang ini bisa terjadi karena hal-hal sederhana. Beberapa hal ini adalah penyebab yang sering menyebabkan kasus infeksi ulang Covid 19.

·         Menurunnya kekebalan

Salah satu penyebab kasus infeksi ulang dari Covid 19 adalah karena menurunnya kekebalan. Seseorang yang sudah mendapatkan vaksin atau sudah pernah mengalami infeksi Covid 19 umumnya akan memiliki antibodi atau kekebalan terhadap virus Covid 19 tersebut. Akan tetapi kekebalan dan antibodi ini akan menurun seiring dengan perjalanannya waktu.

Biasanya hanya dalam waktu kurang dari 1 tahun, kekebalan terhadap Covid 19 ini akan menurun. Hal inilah yang menyebabkan mereka yang sudah mendapatkan vaksin Covid 19 juga akan mengalami penurunan imunitas dan bisa mengalami Infeksi ulang.

·         Kurang taat pada protokol kesehatan

Protokol kesehatan adalah salah satu jalan paling baik untuk melindungi diri dan melindungi orang lain dari penularan Covid 19. Hal inalah yang membuat protokol kesehatan sangat penting dalam hal mencegah penularan.

Mereka yang sudah mengalami infeksi Covid 19 atau sudah mendapatkan vaksin juga tetap wajib menggunakan protokol kesehatan. Hal ini disebabkan karena penularan utama dari Covid 19 adalah dengan menggunakan droplet. Dengan melakukan prokes maka penyebab utama penularan Covid 19 akan dapat diminimalisir.

Prokes ini termasuk dalam mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker dan juga menghindari kerumunan. Ingat, vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kemunculan gejala serius pada pasien yang sudah tertular.

·         Kemunculan variasi Covid 19 yang baru

Salah satu penyebab infeksi ulang Covid 19 ini adalah adanya variasi bari pada Covid 19. Variasi Covid 19 yang baru merupakan salah satu hasil dari mutasi genetik. Hal ini membuat struktur virus juga berubah. Dengan perubahan struktur virus ini akan membuat antibodi yang terbentuk belum siap dengan keberadaan virus baru tersebut dan menyebabkan kasus infeksi ulang.

Meski seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi masih mungkin mengalami infeksi ulang Covid 19, akan tetapi vaksinasi tetap penting. Hal ini disebabkan karena vaksinasi dapat menghasilkan herd immunity. Dengan tercapainya herd immunity, penularan virus dan gejala parah yang dapat menyebabkan kematian bisa di minimalisir dengan baik. Di Indonesia sendiri, jumlah masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis 1 masih kurang dari 25%

Manfaat Butterfly Hug untuk Covid 19

Covid 19 sangat berdampak pada ekonomi. Akan tetapi bukan hanya ekonomi. Masih banyak lagi dampak lain yang terjadi pada seseorang yang disebabkan karena Covid 19. Salah satunya adalah dampak pada psikologi seseorang. Dampak psikologis akibat Covid 19 ini bisa berupa kecemasan, rasa takut dan rasa panik.

Dampak ini sangat nyata akan tetapi tidak banyak yang sadar bahwa dirinya sedang mengalami krisis berupa dampak psikologi ini. Nah, untuk mengatasi kecemasan yang disebabkan karena Covid 19 ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah butterfly hug untuk Covid 19

Tentang butterfly hug untuk Covid 19

Seperti disebutkan sebelumnya, salah satu teknik yang bisa digunakan untuk membantu mengurangi dampak psikologis dari Covid 19 adalah butterfly hug. Bagi penggemar drama Korea, istilah butterfly hug dan penerapannya memang sudah tidak asing. Hal ini disebabkan karena teknik di bidang psikologi ini pernah muncul dalam salah satu scene ikonik dalam sebuah drama Korea.

Praktik butterfly hug ini pada dasarnya adalah sebuah teknik di mana kita melakukan self hug di mana telapak tangan kanan akan bertumpu https://slotjokerliga365.com pada bahu kiri dan telapak tangan kiri bertumpu pada bahu kanan. Teknik ini diklaim bisa digunakan untuk membantu membuat mengurangi rasa cemas yang terjadi pada seseorang.

·         Pengenalan metode butterfly hug

Metode butterfly hug merupakan metode yang pertama kali dicoba di tahun 1998. Teknik ini merupakan teknik yang ditemukan oleh Lucina Artigas dan juga Ignacio Jarero. Teknik ini dipraktikkan pada korban bencana yang terjadi di Meksiko pada tahun tersebut.

Pada saat teknik ini dipraktikkan, ada cukup banyak dampak positif yang muncul pada mereka yang mempraktikkannya. Yaitu berkurangnya kecemasan dan kepanikan pada mereka para korban bencana. Dengan adanya bukti hasil ini akhirnya teknik butterfly hug akhirnya dimasukkan secara resmi sebagai salah satu praktik dalam dunia psikologis.

·         Cara kerja butterfly hug

Butterfly hug dapat membantu mengurangi efek dari kecemasan karena bisa memberikan stimulasi untuk menenangkan diri dari perasaan yang sifatnya negatif seperti rasa cemas, rasa sedih dan juga perasaan negatif lainnya. Bukan hanya diterapkan pada penderita kecemasan yang biasa, ternyata butterfly hug juga sudah di aplikasikan dalam melakukan treatment pad penderita PSTD.

Butterfly hug juga banyak digunakan untuk mengatasi stres pada seseorang yang pernah mengalami trauma mendalam. Awal dari kemunculan teknik butterfly hug ini adalah ketika melihat bahwa pelukan dari orang tua dapat membantu anak-anak merasa lebih tenang ketika mereka mengalami stres, takur dan perasan negatif lainnya.

·         Efek lain dari butterfly hug

Selain dapat membantu mengurangi rasa stres, rasa takut, rasa cemas dan perasaan negatif lain, butterfly hug ternyata juga bisa digunakan untuk membantu meningkatkan self esteem atau kepercayaan diri. Butterfly hug terbukti dapat membantu meningkatkan rasa bahwa seseorang lebih berharga sehingga dapat membuat seseorang merasa lebih kuat dalam menghadapi permasalahan kehidupannya.

·         Cara melakukan butterfly hug

Jika Kamu juga ingin menggunakan teknik ini, Kamu bisa mengikuti beberapa langkah berikut ini :

  • Posisikan diri dalam kondisi yang nyaman,
  • Buat tubuh merasa rileks
  • Angkat kedua tangan di depan dada dengan posisi menyilang
  • Posisikan ujung jadi tangan kanan dan kiri di pundak depan
  • Setelah itu tepuk-tepuk dan atur nafas dengan cara bergantian seperti kepak sayap kupu-kupu
  • Lakukan hingga merasa tenang

Selain melakukan hal-hal ini, buat kalimat positif seperti “semuanya akan baik-baik saja” dan hal lain seusia dengan kondisi. Jika butterfly hug untuk Covid 19, kamu bisa menggunakan kata “semuanya akan segera membaik” atau apapun disesuaikan dengan kondisi kamu.

Cegah Virus Corona Dengan Menggunakan 4 Bahan Alami

Sampai dengan saat ini ternyata penyebaran virus corona masih saja terjadi. Hal ini membuat kita harus selalu waspada hingga menjaga kesehatan tubuh supaya tetap dalam kondisi fit. Bukan hanya sebatas berolahraga maupun mengkonsumsi beberapa jenis makanan tertentu saja. Tetapi mematuhi protokol kesehatan sangatlah penting untuk diperhatikan. Jangan suka menganggap sepele semua hal. Kini kamu mampu cegah virus corona dengan beberapa bahan alami.

Usahakan untuk menghindari kerumunan agar resiko penyebaran virus berkurang. Jika memang kamu terpaksa mendatangi tempat ramai, usahakan tetap menjaga jarak dengan orang lain. Selain itu pergunakan masker serta selalu mencuci tangan https://slotjokerliga365.com dengan sabun sampai bersih. Dengan begitu kamu pun bisa menghindarkan diri dari penyebaran virus corona. Meskipun tidak terdeteksi dengan mudah ternyata penyebaran virus mudah terjadi.

Jika di daerah kamu ada kegiatan vaksinasi, usahakan untuk mengikutinya. Semakin cepat kamu memperoleh suntikan vaksin maka semakin cepat pula tubuh bisa terlindungi dari penyebaran virus corona. Mungkin banyak yang belum mengerti jika ada beberapa bahan alami pencegah virus corona. Dari pada penasaran sebaiknya menyimak ulasan berikut:

  • Bawang putih

Siapa sangka ternyata bawang putih ini terbilang mampu tingkatkan daya tahan tubuh kamu. Dimana kamu hanya perlu mengkonsumsinya dalam kondisi mentah ataupun setengah matang. Dari situ khasiat bawang putih pun bisa didapatkan dengan maksimal. Jadi tidak ada salahnya kamu mencoba bahan alami ini sebagai pencegah virus corona.

  • Daun kelor

Siapa yang tidak mengerti dengan daun kelor ini. Tentunya banyak yang sudah mengetahuinya. Menariknya daun kelor ini ternyata mampu membantu kamu tingkatkan sistem imun tubuh. Bahan alami dengan kandungan vitamin C yang tinggi melebihi jeruk. Dimana vitamin C tersebut menjadi salah satu jenis nutrisi yang terbilang penting bagi tubuh. Dengan mencukupi kebutuhan vitamin C maka imun tubuh tetap kuat. Selain itu daun kelor juga mampu perkuat sel ataupun otot tubuh.

  • Jahe

Ada lagi bahan alami yang mampu cegah virus corona yakni jahe. Dimana bahan alami tersebut bisa kamu konsumsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan antioksidan yang berada dalam jahe terbilang efektif sekali dalam membunuh virus. Kali ini kamu bisa mencoba mengkonsumsi jahe dicampur langsung dengan makanan yang kamu konsumsi sehari-hari.

  • Kunyit

Kini kamu bisa cegah virus corona dengan menggunakan bahan alami yakni kunyit. Agar tubuh kamu tetap dalam kondisi sehat, tidak ada salahnya memasukkan kunyit dalam menu sehat keseharian. Kunyit tersebut bukan hanya mampu meningkatkan sistem imun tubuh namun juga bersihkan racun dalam tubuh.

Inilah mengapa Pharmeasy begitu menyarankan kepada kamu mencampurkan kunyit dalam segelas susu. Mungkin banyak yang belum mengerti cara ini bahkan tidak menyangka jika campurannya memang berkhasiat. Meskipun terbilang aman untuk dikonsumsi, alangkah baiknya tetap melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dulu. Hal ini dilakukan supaya efek samping yang tidak diinginkan tidak hadir. Terlebih jika kamu mempunyai kondisi kesehatan tertentu.

Itulah tadi beberapa jenis bahan alami yang bisa membantu kamu mencegah virus corona. Setidaknya dengan mengkonsumsinya maka kondisi kesehatan tubuh selalu terjaga. Sebetulnya masih banyak bahan alami lainnya yang bisa kamu manfaatkan. Di atas hanya beberapa rekomendasi saja. Semoga dengan ulasan yang sudah tersedia, kamu tidak perlu merasa kebingungan lagi mencari bahan alami pencegah virus corona. Mencegah tentu saja lebih mudah dari pada mengobati. Jika kamu sudah terpapar oleh virus corona,nantinya perlu melakukan isolasi mandiri selama beberapa hari. Hal ini dilakukan sampai kondisi tubuh kembali membaik. Jangan sampai kamu terkena virus corona ini. Bentengi tubuh dengan mengkonsumsi beberapa bahan alami di atas.

Kenali efek samping vaksin Covid-19

Sejak munculnya virus Corona baru varian Delta membuat virus tersebut semakin mudah menular. WHO (World Health Organization) juga menetapkan bahwa varian Delta tersebut masuk ke dalam kategori varian yang mengkhawatirkan (variant of concern).  Atas dasar itulah pemerintah semakin gencar dalam melakukan proses vaksinasi demi membentuk herd imunity. Namun perlu diketahui bahwa pemberian vaksin tersebut juga menimbulkan  efek samping vaksin Covid-19.

Jenis-jenis dan efek samping vaksin Covid-19

Sampai saat ini jenis vaksin yang diberikan kepada seluruh masyarakat di Indonesia sangatlah bermacam-macam. Tentunya pemberian vaksin tersebut disesuaikan dengan jumlah stok serta tingkat usia penerima vaksin. Berikut beberapa jenis vaksin yang digunakan beserta dengan efek samping yang ditimbulkan:

  1. Sinovac

Merupakan jenis vaksin pertama yang digunakan di Indonesia. Sinovac sendiri merupakan vaksin produksi China yang isinya berupa https://slotjokerliga365.com virus corona yang sudah mati. Virus yang telah dimatikan tersebut kemudian akan merangsang tubuh untuk menghasilkan antibody yang dapat menjaga tubuh dari paparan virus.

Adapun efisiensi penggunaan vaksin Sinovac dalam mencegah virus adalah sebanyak 65,3 persen. Efek samping yang ditimbulkan juga cukup ringan, mulai dari demam, terasa lelah, hingga nyeri di bagian bekas suntikan.

  • Moderna

Jenis vaksin Covid-19 selanjutnya yang digunakan adalah Moderna. Vaksin ini memiliki efikasi hingga 94,1 persen jika disuntikkan pada orang dengan usia 18-65 tahun. Dan efikasinya menjadi 86,4 persen jika disuntikkan kepada orang yang berusia diatas 65 tahun.

Karena jumlah efikasinya yang tinggi, pada  umumnya vaksin ini banyak diberikan kepada para tenaga kesehatan sebagai booster atau suntikan ketiga. Sedangkan efek samping yang ditimbulkan adalah sakit kepala, pembengkakan, nyeri, hingga rasa nyeri.

  • AstraZeneca

Berdasarkan data yang diperoleh dari WHO, vaksin produksi Inggris ini memiliki efikasi sebesar 63,09 persen. Vaksin AstraZeneca akan memicu respons imun yang terbiat dari hasil rekayasa genetika. Cairan vaksin akan masuk ke dalam tubuh yang akan sel-sel imun dan antibodi untuk melawan patogen.

Sedangkan efek samping vaksin Covid-19 yang ditimbulkan setelah penyuntikan vaksin AstraZeneca masih dalam kategori sedang. Diantaranya seperti sakit kepala, nyeri sendi atau otot, sakit kepala, gatal di area suntikan, demam hingga menggigil.

  • Pfizer

Setelah pemberian izin penggunaan darurat dari BPOM akhirnya vaksin Pfizer akan digunakan di Indonesia. Vaksin buatan Amerika tersebut memiliki efikasi sebesar 100 persen jika digunakan untuk rema usia 12 sampai 15 tahun. Sedangkan untuk remaja berusia di atas 16 belas tahunmencapai 95,5 persen.

Vaksin ini diberikan sebanyak dua kali injeksi dengan jarak penyuntikan sekitar 3 minggu dari penyuntikan pertama. Efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan vaksin Pfizer meliputi demam, sakit kepala, perasaan lelah, sampai nyeri otot. Reaksi tersebut juga akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari.

  • Sinopharm

Mirip dengan Sinovac, vaksin Sinopharm juga diproduksi oleh China dan mengandung virus corona yang telah dimatikan. Adapun tingkat efikasi yang dimiliki Sinopharm mencapai 79,34 persen.

Selain itu cara kerja yang dimiliki juga sama dengan Sinovac yakni merangsang daya tahan tubuh untuk memproduksi antibodi agar kebal terhadap virus. Efek samping yang ditimbulkan meliputi diare, sakit kepala, nyeri otot, kemerahan sampai batuk. Nah itulah beberapa vaksin covid-19 yang banyak digunakan di Indonesia. Setiap jenis vaksin memang memiliki efek samping sendiri-sendiri. Namun tidak perlu khawatir karena efek samping vaksin Covid-19 tersebut hanya akan dialami beberapa hari saja dan tidak berlangsung lama.