Bahaya Minuman Boba

Kehadiran minuman yang memiliki topping boba sedang jadi kekinian pada kalangan milenial. Beragam jenis minuman dengan pelengkap boba pun semakin bermunculan. Boba adalah bola tapioka, berbahan dasar tepung tapioka yakni dari singkong. Tapioka tidak memiliki rasa yang banyak, oleh karena itu rasa manis dari boba berasal dari gula atau direndam dengan madu.

Para peneliti membandingkan beberapa rasa bubble milk tea, antara lain milk tea with pearls, brown sugar milk tea with pearls, mango green tea, passion fruit green tea, winter melon tea, jasmine green tea, dan avocado tea with pearls. Perbandingan ini menemukan bahwa jenis brown sugar milk tea with pearls adalah jenis boba yang mengandung gula terbanyak.

Varian brown sugar ini umumnya mengandung 18,5 sendok teh gula. Satu sendok teh gula memiliki kandungan 5 gram gula. Kadar gula ini jauh memiliki takaran gula mpo88 yang lebih dari satu kaleng soda cola, yang ‘hanya’ memiliki 7 sendok teh gula.  Wajar, milk tea pada dasarnya memiliki kandungan pemanis yang banyak, belum lagi ditambah dengan campuran gula aren yang akan membuat kandungan gula pada minuman tersebut membludak.

Asupan gula sebanyak ini jelas berlebihan bagi tubuh. Dalam sehari, tubuh orang dewasa hanya membutuhkan sekitar 8-11 sendok teh gula . Sedangkan,bagi anak kecil dan remaja hanya membuntuhkan 5 sendok teh per hari. Inilah yang menjadi salah satu alasan dibalik bahaya minuman boba.

Penyebab Kandungan Yang Membuat  Bahaya Minuman Boba

  1. Topping boba memiliki kandungan sekitar 150 kalori.
  2. Minuman boba sama sekali tidak mengandung nutrisi. Tidak ada nilai gizi dari minum minuman tinggi gula
  3. Boba juga bisa menyebabkan munculnya jerawat. Pasalnya, boba biasanya terbuat dari gula, tapioka dan susu yang merupakan pemicu jerawat.
  4. Kemungkinan kulit kita tidak toleran pada hormon dan laktosa dalam susu. Sehingga bisa bereaksi dengan testosteron di dalam tubuh. Hal ini bisa menaikkan produksi sebum di kulit sebgaai faktor timbulnya jerawat.
  5. Komposisi gula di dalamnya mengandung indeks glikemik yang tinggi, yang dapat menghasilkan lonjakan insulin, meningkatkan sekresi androgen, peradangan dan produksi minyak.
  6. Minuman boba pada umumnya memiliki kandungan zat tambahan makanan atau zat pewarna tertentu yang dapat menjadikan anak menjadi hiperaktif
  7. Minuman boba dapat menyebabkan system pencernaan orang dewasa atau lanjut usia  menjadi terganggu. Terutama untuk orang tua, sistem pencernaan mereka lebih lambat dan kurang aktif

Kiat-kiat Agar Terhindar Dari Bahaya Minuman Boba, Bagi Yang Masih Ingin Menikmatinya

  1. Takar Jumlah

Jangan setiap hari. Menurut dokter spesialis penyakit dalam RS Atma Jaya Pluit Laurentius, konsumsi boba sebaiknya dibatasi hanya sekali atau dua kali dalam seminggu. Minuman boba dapat menjadi pengganti camilan atau penahan lapar.

2. Harus diimbangi dengan makanan berserat

Boba yang terbuat dari bahan tepung tapioka dapat melekat di usus dan mengakibatkan gangguan pencernaan yang cukup serius, Gan. Jadi, untuk konsumsi boba ada baiknya dengan mengonsumsi makanan berserat. Masih dilansir dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan CNN Indonesia menganjurkan konsumsi sayuran dan buah-buahan sekitar 400 gram per orang per hari, yang terdiri dari 250 gram dan 150 gram buah.

3. Rutin cek gula darah

Seperti yang udah dibilang tadi, minuman boba, terutama brown sugar milk tea mengandung banyak banget gula yang bisa meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Bila tidak dikontrol, kadar gula darah yang melonjak bisa meningkatkan risiko diabetes. Maka, bagi yang ‘ketagihan’ boba, perlu rutin cek kadar gula darah kalian, karena kadar gula darah yang tinggi biasanya tidak akan menunjukkan gejala apapun. Bagi yang ingin tetap menikmati tapi tetap terhindar dari bahaya minuman boba, ada beberapa alternatif yang dapat dilakukan saat memesan bubble tea, seperti memesan bubble tea tanpa susu, memilih opsi kadar gula yang lebih rendah (seperti half sugar atau one third sugar), atau tidak mengonsumsi komposisi tambahan seperti pudding, jelly, dan tapioka. Pilihan opsi ini dapat mengurangi jumlah kalori pada minuman boba tersebut sehingga lebih ke rekomendasi diet.

Beberapa Ciri Tanda Kelebihan Gula Darah

Jangan menganggap remeh jumlah glukosa darah tinggi, sebab keadaan tersebut adalah penyebab utama diabetes. Bila dibiarkan, kondisi kesehatan tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pembuluh darah, saraf, bahkan dapat mengancam nyawa. Lalu, apa tanda gejala kelebihan gula darah? Berikut adalah ulasannya.
Dikutip Medicinet, normalnya kadar gula darah sekitar 70 hingga 100 mg/dL sebelum makan. Sedangkan selesai makan seharusnya tidak lebih dari 180 mg/dL. Gula darah sebagai awal munculnya diabetes sangat sering meningkat. Faktornya dapat lupa ataupun kurang minum obat penurun kadar gula ataupun menggunakan suntik insulin.
Gejala Kelebihan Gula Darah
Baiknya perhatikan beberapa gejala yang memperlihatkan kamu memiliki gula darah berlebihan, yaitu :

  • Gerak Tubuh Lambat
    Apakah kamu sangat sering merasa menjadi lebih lamban daripada biasanya? Bila benar, boleh jadi hal ini sebagai petanda kamu memiliki kadar gula darah tinggi. Kondisi ini menyebabkan lonjakan insulin dan mendatangkan beberapa gangguan pada tubuh. Salah staunya energi menjadi tidak stabil.

Saat tubuh terlalu banyak memakan atau meminum zat gula, maka kadar gula darah juga akan meningkat sehingga terjadi pasang surut energi.

  • Kelaparan
    Kondisi diabetes tipe 1 dan tipe 2 pada dasarnya sama-sama dapat mengacaukan level glukosa dalam tubuh. Kata ahli, hal itulah yang dapat mengakibatkan https://slotjokerliga365.com siklus kelapan disaat tubuh sedang mencoba untuk mengembalikan level gula darah di kondisi normal.

Level glukosa rendang memang dapat menjadikan nafsu makan kamu lebih tinggi, namun level kadar gula tinggi juga sama saja. Kamu akan sulit untuk merasakan kenyang saat kadar gula darah meningkat.

  • Ingin Makanan Manis
    Jika kamu merasa susah berhenti ketika makan makanan ataupun mengkonsumsi minuman manis, jangan bingung atau heran. Semakin banyak kadar gula yang kamu konsumsi, maka akan bertambah banyak juga keinginanmu untuk mengkonsumsinya. Perihal tersebut bukan karena kurangnya gula darah. Tapi, makanan manis bisa membuat kamu semakin suka mengkonsumsinya karena kandungan yang ada didalamnya.
  • Kulit Bermasalah
    Gula darah tinggi bisa juga mengakibatkan beberapa gangguan kulit. Menurut ahli dari Whasington Intitute of Dermatologic Laser Surgery, Amerika Serikat, beberapa orang mempunyai sensitivitas yang berbeda pada naiknya insulin. Naiknya insulin inilah yang memantik hormon lain yang akan menyebabkan gangguan kulit. Misalnya adalah jerawat berkembang.
    Gejala dan samping yang ditimbulkan lainnya
    Cek laboratorium jadi cara terbaik agar bisa meyakinkan kadar gula darah didalam tubuh. Tapi, naiknya gula darah bisa menyebabkan masalah fisik. Berikut adalah tanda-tanda jika level gula darah naik, yakni:

    1. Sakit kepala
    2. Sulit berkonsentrasi
    3. Berat badan menurun, namun nafsu makan meningkat
    4. Frekuensi buang ari kecil akan meningkat, khususnya di malam hari
    5. Penglihatan jadi buram
    6. Kulit kering dan gatal
    7. Sering haus
    8. Mudah ngantuk dan lelah

    Jika kamu mengalami beberapa gejala diatas, segeralah untuk mengecek gula darah agar bisa memastikannya. Kamu bisa langsung kunjungi ke klinik dokter ataupun dapat menghubunginya lewat panggilan telepon.
    Kamu juga berhati-hati jika mengalami sejumlah kondisi seperti yang dijelaskan tadi. Meski demikian, dalam beberapa kasus naiknya kadar gula darah juga menyebabkan beberapa tanda-tanda lainnya seperti:
    • Luka akan sembuh lebih sulit dan juga lama
    • Masalah pada perut dan pencernaan, seperti halnya sembelit kronis atau diare
    • Kerusakan saraf yang mengakibatkan kepekaan kulit menjadi meningkat, khususnya pada bagian kaki
    • Infeksi kulit serta vagina.
    Itu saja ulasan tentang beberapa gejala kelebihan gula darah. Jika kamu memiliki histori keluarga yang mengidap diabetes, baiknya kamu harus mengontrol pola makan agar bisa mencegah naiknya kadar glukosa darah. Karena kamu memiliki resiko mengidap diabetes lebih besar dibandingkan orang lain.

Cara Mengatasi Hipoglikemia Tanpa Obat Kadar Gula Rendah

Diabetes melitus merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat membahayakan. Akan tetapi perlu kamu tahu bawah diabetes melitus tidak hanya memiliki efek berupa gula darah yang tinggi. Ada juga beberapa fakta yang menyebutkan bahwa orang dengan diabetes melitus juga bisa mengalami kadar gula rendah. Pada kondisi ini tentu seorang penderita diabetes melitus tidak akan membutuhkan obat kadar gula rendah.

Cara mengatasi kondisi hipoglikemia tanpa obat kadar gula rendah

Seseorang dengan diabetes melitus, umumnya akan memiliki kadar gula rendah di pagi hari. Hal ini bisa disebabkan karena kinerja insulin yang terlalu besar. Efeknya seseorang dengan diabetes melitus akan mengalami gejala kadar gula terlalu rendah yang ternyata sama bahayanya dengan kondisi gula terlalu tinggi.

·         Kondisi kadar gula terlalu rendah

Selain menimpa penderita diabetes melitus, kondisi gula rendah juga bisa menimpa orang pada umumnya. Mengapa? Hal ini disebabkan karena kadar gula rendah umumnya disebabkan karena banyak faktor.

Seseorang bisa disebut memiliki kadar gula rendah ketika kadar gulanya ada di bawah 70 mg/dl. Kondisi ini adalah kondisi kadar gula rendah tetapi https://slotjokerliga365.com masih dalam level ringan. Jika kadar gula seseorang menyentuh angka ini, maka berikut ini adalah beberapa gejala yang mungkin akan dialami.

  • Terjadi rasa sakit pada kepala dan munculnya rasa pusing
  • Berkeringat dan gemetaran
  • Mulut terasa kering
  • Rasa mual berlebihan dan rasa lapar
  • Penglihatan kabur dan jantung berdebar kencang.

Kondisi seperti ini adalah kondisi yang umum terjadi pada penderita hipoglikemia yang ringan. Jika kondisi kadar gula dalam darah makin parah, di mana seseorang memiliki kadar gula di bawah 54 mg/dl maka ada berapa hal berbahaya yang mungkin akan terjadi.

Seorang yang memiliki kadar gula dara yang sangat rendah, seseorang mungkin akan mengalami beberapa gejala seperti pingsan, kejang hingga terjadinya koma. Kondisi seperti ini mungkin akan sangat berbahaya oleh karena itu, akan lebih baik jika kamu mengetahui bagaimana cara mengatasi masalah kadar gula darah rendah ini.

·         Mengatasi kadar gula darah

Seseorang yang mengalami kadar gula darah yang rendah umumnya bisa diatasi dengan konsumsi obat untuk meningkatkan kadar gula dalam darah. Akan tetapi ketika seseorang penderita diabetes yang mengalami kondisi ini, obat tidak boleh dikonsumsi.

Konsumsi obat untuk mengatasi kadar gula dalam darah bisa menyebabkan kadar gula dalam darah seseorang akan mengalami peningkatan yang terlalu tinggi. Inilah yang membuat konsumsi obat sebaiknya dihindari dan gunakan alternatif cara yaitu dengan konsumsi karbohidrat setiap bangun tidur

Kondisi kadar gula darah rendah umumnya terjadi pada seseorang penderita diabetes melitus yang baru bangun tidur. Untuk itu, bagi setiap penderita diabetes melitus, akan lebih baik untuk segera mengonsumsi karbohidrat sebanyak 15 gram setiap pagi.

Karbohidrat sebanyak ini bisa kamu dapatkan dari beberapa sumber, mulai dari madu sebanyak 1 sendok makan atau jus buah yang tidak disertai dengan gula. Akan lebih baik untuk menghindari sumber gula dengan ikatan tunggal untuk mengatasi kadar gula rendah di pagi hari ini.

Jika kondisi ini terjadi pada penderita diabetes melitus, obat kadar gula rendah memang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi. Pasalnya kondisi ini bisa menyebabkan kontradiksi dengan obat diabetes melitus yang akan kamu dapatkan dari dokter. Oleh karena itu, untuk mengatasi kondisi kadar gula rendah ini kamu bisa langsung konsultasi dahulu dengan dokter kamu.